TADRIS BIOLOGI 4 SEM 2
UIN-SU MEDAN
Dosen Pengampu : Dr. Mardianto, M.Pd
PAK MARMUD DAN 2 EKOR ANAK SINGA
Oleh : Aldi Suhendra
Pada suatu hari, ada seekor singa dengan 2 ekor anaknya hidup dengan damai dan tentram didalam hutan.
Kita sebut singa dewasa dengan nama mama singa dan anak yang pertama bernama
kakak singa dan anak yang kedua dengan nama adik singa.
Singa dikenal dengan nama Raja Hutan dikarenakan kemampuannya dalam
berburu mangsa. Suatu ketika mama singa mengajarkan kedua anaknya untuk berburu
dan tak lama kemudian mereka mendapatkan mangsa dengan tangkapan si mama singa.
Mama singa dan kedua anaknya pun memakan hasil buruan mereka. Setelah itu, mama
singa mengajarkan kepada anaknya bahwa ada satu makhluk yang tidak boleh kita
serang dikarenakan berbahaya. Mama singa menjelaskan pada kedua anaknya bahwa
makhluk tersebut memiliki 2 kaki dengan nama Manusia, mereka memliki apa yang
tidak kita milki yaitu akal. Kemudian setelah mereka makan, si mama singa dan
kedua anaknya pun tertidur. Akan tetapi, si mama singa tidak kunjung bangun
dikarenakan telah mati.
Setelah ditinggal oleh ibu mereka, kedua anak singa ini hidup berdampingan
dan saling melengkapi, makan dan berburu bersama dan bahkan tidur bersama.
Suatu ketika, si kakak singa ingin berburu di bagian atas hutan, tepatnya di
gunung dan si adik ingin berburu di lereng hutan. Lalu sepanjang perjalanan si
adik singa tidak menemukan satupun mangsa hingga sampai keperbatasan hutan dan
desa dengan ditandai pohon besar. Kemudian, si adik singa menemukan seseorang
yang lewat diperbatasan hutan tersebut yaitu seorang manusia bernama Pak Marmud
yang merupakan alumni Fakultas Tarbiyah yang pada saat itu pak marmud pulang
setelah mengajar. Tanpa pikir panjang, adik singa langsung menerkam pak marmud,
namun adik singa ingat akan pesan dari ibunya dan melepaskan pak marmud dari
gigitannya. Dikarenakan rasa penasaran adik singa tentang ‘akal’. Adik singa
pun berbincang dengan pak marmud dan singkat cerita pak marmud berhasil lolos
dari adik singa dan adik singa pun mati karena dipukur pak marmud.
Kemudian,
berita tentang kematian adik singa sampai ke telinga kakak singa dan kakak
singa langsung cemas, lalu kakak singa bertemu dengan seorang pemburu hutan dan langsung kakak
singa mengejar pemburu tersebut hingga berhenti diakhir jurang, lalu pemburu
cemas dan kakak singa langsung memangsa si pemburu dengan diawali doa makan
yang diajarkan oleh ibunya. Si kakak singa inilah yang merupakan awal dari
adanya singa hingga sekarang. Bagaimana nasib pak marmud ? Tunggu
kelanjutannya...
bersambung..........
Pesan Moral : (1) Manusia memiliki akal dan berbeda dengan hewan,
(2) selalu mengingat pesan orang tua, (3) berdoa sebelum makan, (4) saling
peduli dan setia bersama saudara.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar